Ayat Today

Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Bunga Bank (Riba) vs Sistem Bagi Hasil

Ilustrasi bunga bank
Pada hari senin pagi, para Mahasiswa mengawali hari mereka dengan semangat untuk menuntut ilmu setelah sabtu dan minggu mereka beristirahat. Ada seorang Mahasiswa bernama Ahmad. Pada umumnya dia seperti Mahasiswa kebanyakan. Hanya ada beberapa hal yg membedakannya dengan yang lain, yaitu dia menabung di salah satu Bank Syariah, bukan Bank Konvensional.

Setelah melakukan kegiatan belajar mengajar hingga jam 2 siang, Ahmad pergi ke Bank Syariah dimana dia menyimpan uangnya. Ahmad hendak menyimpan uang yang selama seminggu terakhir dia kumpulkan sendiri. Bersama temannya yang bernama Rian, dia pergi ke Bank Syariah.

Dalam perjalanan menuju Bank Syariah, Rian tidak henti-hentinya bertanya.
“Mad, kok kamu mau sih nyimpan uang di Bank ini? Kan Bank ABC (konvensional) lebih terpercaya, lebih besar, lebih terkenal lagi dibanding Bank itu.” Rian bertanya.
“begini mad, Bank ABC itu Bank konvensional. Dalam bank konvensional terdapat berbagai hal yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Misalkan saja terdapat Bunga bank di system bank konvensional.” Jawab Ahmad.
“Lho, bukannya di Bank Syariah juga terdapat bunga ya? Cuma istilahnya saja yang beda, istilahnya tuh Sistem bagi hasil. Iya gak? Itu sih yang aku baca di internet kemarin.” Tambah Rian.
“Iya memang benar namanya system bagi hasil. Tapi beda lho dengan bunga bank yang identic dengan riba. Begini bedanya, Riba adalah ziyadah (tambahan) dalam pengertian lain riba juga berarti tumbuh dan berkembang. Secara teknis, riba berarti pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal secara bathil (dengan jalan yang salah). Dalam transaksi simpan pinjam secara konvensional, si pemberi pinjaman mengambil tambahan dalam bentuk bunga. Tapi si penerima pinjaman gak dikasih faktor penyeimbang selain kesempatan dan waktu untuk membayar. Nah, ini gak adil yan. Si peminjam diwajibkan untuk selalu, wajib dan mutlak harus untung dalam setiap penggunaan kesempatan itu. Namanya usaha, pasti ada untung ruginya kan? Gimana kalau rugi? Dari mana dia membayar hutang tersebut? Sedangkan bunganya tetap berjalan. “  sanggah Ahmad.
“lalu bedanya dengan system bagi hasli gimana mad?” Tanya rian lagi.
“Dalam system bagi hasil, penentuan besarnya nisbah bagi hasil dibuat pada waktu akad dengan berpedoman pada kemungkinan untung rugi, yaitu berdasarkan pada jumlah keuntungan yang diperoleh. Tergantung keuntungan dari usaha yang dijalankan yan. Kalau usaha rugi, kerugian akan ditanggung bersama oleh kedua belah pihak, penyedia modal dan yang menjalankan modal. Dan jika pendapatan meningkat, maka jumlah pembagian laba juga meningkat. Jadi tidak ada yang saling merugikan kan? Karena sudah disepakati juga pada waktu akad.” Jawab Ahmad.
“Ooohh gitu yah mad. Oke aku ngerti. Hmmm.,.” tanggap Rian sembari menggaruk-garuk kepala.
“Oke yan, giliran antrianku sudah tiba. Nanti lain waktu aku kasih penjelasan lagi tentang produk-produknya, supaya kamu, lebih tepatnya kita lebih paham.” Kata Ahmad.
"siip gan, aku juga masih banyak pertanyaan di kepalaku tentang ini. hehe" jawab Rian.

By:
Maulana Ma' Arief

[ Read More ]

Graduation

Sabtu, 27 November 2010, terdapat sebuah kemeriahan yang mengharukan di Kampus Andalusia Sentul City. Yapz, itu dia yang di nantikan oleh segenap kakak-kakak angkatan 6 STEI TAZKIA. GRADUATION...!!!
Dengan tema "The Role of Islamic Economic in Empowering The Potential of Sub Rural The Potential of Economic" acara yang di selenggarakan di Al Hambra Multi Function Hall, Andalusia Islamic Centre, Sentul City ini, Alhamdulillah telah meluluskan 96 orang mahasiswa dan kini mereka mendapatkan gelar sebagai Sarjana Ekonomi Islam. (InsyaAllah kita bakal nyusul 4 tahun mendatang).

Dalam Sidang Senat yang di pimpin langsung oleh Bapak Dr. Muhammad Syafi'i Antonio, M.Ec ini, di hadiri oleh tamu-tamu penting, salah satunya, Bapak Zainul Majid Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, beliau bahkan mengisi orasi Ilmiah setelah prosesi wisuda berlangsung.


Ini beberapa foto yang sempat di abadikan
 
Senat STEI TAZKIA

Ini foto kakak-kakak lulusan terbaik 










Dalam wisuda kali ini, lulusan dengan nilai IPK tertinggi di hadiahi pergi Umroh ke Baitullah, dan kali ini keberuntungan itu jatuh pada Ka Abdul Wahid Al-Faizin dengan skor IPK 3,89 (subhanalloh... mendekati sempurna, mari kita susul belau....).

Owh ya, ternyata mahasiswa Matrikulasi juga di libatkan, ada sebelas orang akhwat yang beruntung dapat mengadiri acara ini, di tambah sepuluh orang sebagai perwakilan ikhwan. Bahkan ada yang berkesempatan berfoto bersama Ayah Bunda.
Semoga, kita semua dapat Lulus dari STEI TAZKIA 4 tahun mendatang denga nilai yang memuaskan, semoga langkah kita di mudahkan dalam menjalani hari-hari penuh kerikil menuju sebuah kesuksesan yang gemilang, Amin...

 
akhwat 



berfoto berasama ayah bunda


[ Read More ]

Ied Mubarak! Shalat Idul Adha di Kampus Matrikulasi Tazkia

17 November 2010 adalah hari yang cukup mengesankan bagi beberapa mahasiswa STEI TAZKIA, khususnya mahasiswa dan mahasiswi yang tidak menghabiskan masa liburan satu minggunya bersama keluarga di rumah.
Berjumlah tidak lebih dari 60 orang, mahasiswa-mahasiswi TAZKIA menggelar ibadah shalat ied berjama'ah di lapangan basket sebelah masjid abdurrahman bin 'Auf. Setelah karpet digelar oleh panitia pelaksana, ada satu jama'ah yang langsung mengisis shaf barisan depan. Siapakah dia ? yap!! Misteeer Grandiis :

Beliau termasuk yang sangat bersemangat dalam hal mengumandangkan kebesaran Allah. Tepuk tangan buat Mr. Grandis.

Berikut adalah gambar-gambar yang berhasil diliput oleh wartawan kami :
ini adalah assabiqunal awwaluun alias orang yang pertama duduk di shaf shalat ied, perlu dicontoh :)
Mr. Wahid dengan khusyuknya mentadabburi setiap kalimat takbir yang dikumandangkan, subhanallaah
Jama'ah mulai berdatangan, every single body terlihat sangat khusyuk menunggu waktu shalat tiba

jama'ah akhwat mulai berdatangan
Allaahuakbar Allaahuakbar Allaahuakbar, Laa ilaahaillallaahuwallaahuakbar, Allaahuakbar walillaahilham

pada khusyuk -_-

NB : anak kecil tersebut adalah anak dari pembina kita, ustadz Abdul Latief
Menjelang shalat idul adha

(Ikhwan) siap mau shalat !

(Akhwat) siap mau shalat !
Halal bihalal antar mahasiswa beserta ustadza dan para staff STEI TAZKIA usai shalat idul fitri
Semoga kebersamaan ini terus berlanjut. :)
[ Read More ]